BARTER SEHARI, BOLEH?
Tidak meng-inginkan kehidupan orang lain, adalah ketidakmungkinan.
Tapi, terima-lah, maklumi lah.
Tidak merasakan cinta lebih besar dari yang dirasakan orang lain. Tidak dirayakan dengan begitu meriah seperti orang lain. Tidak dipentingkan, selayak nya orang lain.
Banyak kata tidak didalam hidup.
Dibanding merasa terluka karna banyak nya penolakan, terima-lah, maklumi lah.
Mungkin, didepan sana. Akan ada lebih banyak cinta. Akan ada perayaan yang meriah, dianggap penting hingga tak bisa hidup.
Walaupun, itu mungkin.
---
Aku punya cerita, tentang aku yang selalu berkelana didalam fikiran ku sendiri.
Setiap kali aku bertemu seseorang, orang tua nya baik, uang nya banyak, otak nya pintar. Aku, selalu ingin bertukar hidup.
Dalam satu hari saja, ratusan kali aku selalu ingin meninggalkan tubuh ini. Aku selalu ingin dan ingin merasakan hidup ditubuh orang lain.
Apakah hidup terasa lebih mudah?
Apa hidup terasa lebih menyenangkan.
Kadang aku bingung, apakah itu adalah rasa penasaran, atau aku hanya merasa, aku dan hidup ku, malang.
Tapi, aku percaya.
Aku juga pernah hidup di fantasi orang lain. Pasti diantara satu dari milyaran, ada manusia yang menginginkan hidupku.
Walaupun, akan ku lempar dengan kenyataan, bahwa hidup ini sangat melelahkan.
Tapi, ini lah hidup.
Tidak akan ada yang memuaskan rasa kita.
Menginginkan kehidupan orang lain adalah kata lain dari keserakahan.
Jalani saja hidup yang menyebalkan ini.
Kita hanya tidak pernah berada di hidup orang lain, dan tidak akan pernah. Kita hanya melihat mereka dengan mata telanjang yang bahkan tidak dapat sedikit pun meng-kuliti mencapai inti hidup orang lain.
Jalani saja hidup yang menyebalkan ini.
Walaupun hidup ini selalu menghantam kita dengan segala hal yang kadang menguras hingga habis keinginan kita untuk hidup. Setidaknya--
Hidup ini, milik kita.
Milik mu.
Milik ku.
Komentar
Posting Komentar